cerita cinta tentang TA [bagian-3]


Ada sebuah kisah yang mungkin cukup bikin geleng-geleng kepala kali yaa..

Jadi di semester pertama dulu, pembimbing kami sudah memberi rekomendasi IC apa saja yang bisa kami gunakan dalam melakukan eksperimen TA ini. Dulu waktu dikasih tahu sih, manggut-manggut aja.

“Ohh..oke pak. sip sip”

Namun, sampai beberapa minggu lalu,,
okelah untuk modul yang ini, sebut aja modul A, masih kebayang lah ya mau gimana buatnya
Tapi..tapi..
modul B, modul C, dst ini gimana nasibnya?
Gak kebayang!!!!!

malaikat : ya iyalaaahh mal..lha kamunya gak nyoba baca referensi!
*referensi disini adalah datasheet IC yang telah disebutkan diatas
setan : lha kan udah dibuka-buka, udah discanning pula tuh referensinya..
malaikat : emang dengan di-scanning doang bisa ngerti gitu?
setan : yah, sekarang coba pikir deh, mana ada yang tahan baca rumus-rumus dan rangkaian nan indah itu??
malaikat : itu sih kamu aja yang males plus gak istiqamah bikin TA-nya
setan : amal kan sibuk, banyak kerjaan, puyeng tahu mikirin referensi nan njlimet itu
malaikat : lha kayak gitu kok mau jadi orang yang menginspirasi..tuh diluar sana banyak orang yang lebih sibuk tapi mereka masih bisa menyelesaikan tugas-tugasnya. Hanya orang-orang yang tekun yang bisa sukses!
setan : iya juga ya..*gubrak, setan kalah telak!

inilah wujud kekalahan setan dari malaikat >>
1. copy datasheet yang sudah tersimpan lama di laptop ke flashdisk
2. memaksa diri kaki melangkah ke print-printan
3. print referensi (dikirain bakal ngeprint ratusan lembar ternyata cuma 16 halaman -.-)
4. pulang sambil sok buka-buka tuh referensi *kali aja sekali liat bisa langsung dapat ‘hidayah’ gimana rangkaiannya..
5. setelah berkali-kali berspekulasi dalam hati, akhirnya memaksa diri buat meengambil pensil dan dibaca satu-satu per kalimat
6. nyampe halaman masih istiqamah baca…
7. halaman ketiga : bisa!..dengan sedikit dipaksa
*keknya kali ini malaikat ma setan lagi berdebat dan amal berada di persimpangan, bingung milih pendapat yang mana, tahu sih mana yang benar dan mana yang harus dipilih..tapi kok ya, hawa nafsunya ini lho..pengen istirahat bentar aja dari baca rumus nan njlimet ini
8. halaman keempat : ntar lagi deh..
*gubrak, tampaknya malaikat kalah, lha setannya dibantuin ma hawa nafsu sih..berarti yang salah amal ya gak bisa ngalahin hawa nafsu sendiri..hmm..

Beberapa saat telah berlalu
Setelah me-recharge diri dan ruhiyah, kini siap bertarung lagi..

Yosh..Semangat! Semangat!
harus ada progress TA kalo gak bisa malu tingkat tinggi ma temen-temen yang lain plus pembimbing
baca satu halaman..
kuatkan hati..pastikan memihak ajakan kebaikan..
sip..lanjut satu halaman..
tapi kok..
gak ketemu-ketemu! 😦

Tenang mal, tenang..
Selalu ada akhir yang indah dari sebuah perjuangan kebaikan!
sip lanjut..
hingga akhirnya tinggal 2 halaman terakhir..
dan..

Akhirnya ketemu!! Alhamdulillah!
Bahkan disitu dijelasin dengan gamblang bikin modul B..
dan bahkan setelah dikonsultasikan dengan pembimbing juga, itu bisa dicoba dan kemudian diuji di lab..
berhasil atau gak urusan ntar aja lah yaa..
yang Penting!
Udah ketemu dulu jalannya
mau terseok-seok, mau jatuh bangun, mau kek gimanapun yang penting “Tetaplah melangkah walau hanya setapak ” 🙂

Jadi, sudah sampai manakah perjalanan TA kami?

jika ada seribu satu jalan menuju Roma, maka tak tahulah amal di jalan bagian manakah TA ini berada.
yang amal tahu dia sudah ada di salah satu jalan dari 1001 jalan itu..
tingga istiqamah melangkah dan insyaAllah cepat atau lambat akan sampai juga ke Roma^^

**************************************

Apa hikmah kali ini?

akan selalu ada perdebatan dalam hati kita
antara yang buruk dengan yang baik
antara yang samar-samar dan yang terang
antara yang bias dan yang jelas

dipersimpangan itu lah kita memilih

sebenarnya kita tahu apa yang mesti kita pilih dan lakukan
namun, seringkali kita sendiri tak kuasa untuk menahan hawa nafsu akan sesuatu yang seharusnya tak kita pilih dan lakukan..

maka bekalilah diri kita dengan keimanan
hingga kita tak kan lagi ragu tuk memilih kebaikan^^

Karena itu Allah memberikan kepada mereka pahala di dunia[236] dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.
[QS. Ali’Imran : 148]

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s