ini belumlah akhir perjalananku


Ya Rabb..

kini ku sadari jikalau diri ini begitu lemah

ketika dia telah dihadapkan dengan setumpuk ujian

dia hanya bisa diam

dia terlalu bingung

apa yang mesti dia lakukan

hanya tetes-tetes air mata yang mampu dia tunjukkan

dan bukan maha karya yang kan membuatnya mampu melewati jembatan ujian didepan

Ya Tuhan,

bagaimana mungkin

diri ini dengan tak tahu dirinya mengenakan mahkota kesombongan

berhiaskan permata riya

padahal kini

ia bahkan tak lebih baik dari seekor semut yang sedang berdiam diri disarangnya

berdiam dirinya seekor semut disarangnya

adalah untuk menjaga telur-telur semut yang kelak akan menjadi generasi penerus mereka

namun

apa arti dari berdiam dirinya diri ini?

berdiam dirinya diri hanyalah seperti air yang berdiam diri dan tak mau mengalir

dan seiring berjalannya waktu dia akan membuat sang hati jadi keruh

Ya Rabb

ampuni hamba-Mu yang lalai ini

begitu sering ku melalaikan-Mu , Ya Allah

begitu sering ku meninggalkan-Mu

entah sudah berapa lama

tak ku hadirkan Engkau dalam hatiku

ampuni diri ini , Ya Rabb

diri ini begitu lemah dan hina

Limpahi diri ini dengan kasih sayang-Mu, Rabbi

jika suatu saat

diri ini menjauh dari-Mu

kembalikan diri ini  ke jalan-Mu ya Rabb

kembalikan diri ini pada-Mu dengan khusnul khatimah

jadikan hati ini,

hati yang mencintai-Mu

hati yang senantiasa memuji-Mu

hati yang berselimutkan cahaya

yang kan mampu menerangi sekitarnya

Rabbi,,

hanya pada-Mu kami menyembah

dan hanya pada-Mu aku momohon

Bimbing diri ini, Ya Allah

untuk tetap bertahan dan bergerak di jalan-Mu..

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s